TERAPI PELACURAN
(PUTU PANCA ALIT NUGRAHA)
lelah para kolonial setelah berperang
darah dan mayat hilang tak dibawa pulang
bengis rasanya kematian di tanah karang
tak peduli lawan mereka datang
kepada wanita-wanita lajang tak berbenang
usai perang di jalanan kini jalani perang di ranjang
memuaskan hasrat kekalahan perang
letupan senjata semakin mendera
perih desah wanita ini menderita
dari malam hingga fajar meraka merana
hilang sudah hasrat menuju buana
simpan semua harta dalam payudara
peluru panas datang mencerca
hanya darah tersisa karena nista
mereka memang bukan pahlawan
mereka semua hanya perawan
mereka pantas disebut pahlawan
yang berada di atas awan
dalam luka kini ia merana
tersisa bayi hasil semalam
para kolonial kini telang hilang
karena indonesia katakan merdeka !!
ini akhir bagi mereka
budaya pelacuran kini hilang semua
memang tak hilang karena kemunafikan
para wanita hanya terdiam menderita
mereka butuh harta dari kolonial
menyambung hidup untuk semalam
kini ia tularkan pada generasi muda
terapi pelacuran di tepi jalanan
-P-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar