Rabu, 21 Desember 2011

THE MISSING WATER

siang ini terlalu panas di gurun alkali, sampai tak ada satu orang pun yang berani keluar, mereka bersembunyi di salah satu rumah tradisional khas suku alkali, rumahnya berbentuk setengah bola dan terbuat dari kumpulan rajutan kain. walaupun sudah berdiam dirumah yang biasa di sebut bul-bul panas nya tetap menusuk, tepat disalah satu rumah penduduk, terdapat 1 keluarga yang terdiri dari ayah,ibu dan 1 orang anak, mereka sangat kehausan dan kepanasan didalam bul-bul, parahnya tidak ada lagi satu kantung air pun yang tersisa di rumah, tentu saja mereka tidak berani keluar rumah. sampai akhirnya sang ayah menyuruh anak satu-satunya untuk pergi mencari air

"hai anakku yang baik maukah kau membawakan air untuk ayah dan ibumu yang kehausan ini ??" tanya ayah dengan sedikit merayu

"baiklah yah, aku akan bawakan, tunggu sebentar ya !!" jawab anak itu dengan patuh, ia bergegas keluar rumah dan menuju kolam yang ada disebelah rumah.

sial bagi keluarga itu isi kolam itu menguap dan tak ada satupun air tersisa, anak itu takut kembali kerumah dengan tangan kosong, akhirnya ia memutuskan untuk pergi mencari sumber air terdekat. sial bagi anak itu kali ini sumber air itu sudah dipenuhi banyak orang yang mengantri untuk minum. ia lihat sekelilingnya ia lihat ke arah pohon kelapa banyak orang berebutan untuk memanjat dan mengambil kelapa, semua orang menjadi gila di hari ini. tapi anak ini tak kehabisan akal ia ingat kata ayahnya

"jika tidak ada sumber air lagi di tempat ini, larilah ketengah gurun dan gali gurun itu maka kau akan menemukan sumber air"

anak itu langsung berlari ketengah gurun pasir dengan semangat,tetapi hanya bertahan beberapa menit langkah kakinya melambat karena terlalu lelah, ia berjalan mengusap keringatnya, sambil membuka mulutnya. dia terkena dehidrasi tetapi dia tetap melanjutkan langkahnya. akhirnya ia berhasil sampai ketengah  gurun alkali, ia mulai menggali tetapi tak ada satupun alat untuk menggali. ia gunakan tangannya perlahan demi perlahan, dia menggali sedalam 5 meter tetapi belum ada air yang nampak, ia melanjutkan menggali, tangannya melepuh tetapi ia tetap menggali, 10 meter tetapi tetap belum ada air, ia menggali lagi kali ini kondisi tangannya bertambah parah, sudah sampai ke 20 meter dia melihat beberapa liter air, ia tampak senang, tetapi air ini baru sedikit saat ia melanjutkan menggali ia sudah tidak kuat lagi akhirnya ia membawa pulang air yang ada. 


ia tersadar, dia tak membawa satu wadah pun untuk membawa air itu, ia kebingungan dan kehausan, tak berfikir panjang ia meminum air itu untuk menghilangkan hausnya, sisanya ia bawa dengan tangan, ia keluar dan langsung berlari menuju ke rumah.


di tengah perjalanan ia lelah dan meminum airnya lagi, dan kemudian ia melanjutkan perjalanan sampai kerumah, dan tibalah ia dirumah, ayah dan ibunya memasang muka penuh harapan. mereka melihat tangan anak mereka dan tak ada setetespun air yang tersisa, ayahnya marah dan membawa botol kaca yang keras, ia hendak memukul tangan anaknya yang tak berhasil membawa apa-apa, tetapi anak itu mengelak, iamelambaikan tangannya dan menyuruh ayahnya menaruh botol itu di atas meja, ayahnya bingung dan segera ia taruh gelas itu di atas meja. anak itu berjalan menuju ke arah meja dan di hadapan botol kaca itu, ia membuka mulutnya dan keluarlah air yang tadi ia temukan 

"hah, ini untuk kalian, AIR SEGARR !!"
****


apa yang kalian dapat guys ??


Tidak ada komentar:

Posting Komentar