SANCTUARY SEEKER #4 THE SANCTUARY
"peter !!" teriak mario, ia bergegas turun, ia berlari menuju ke arah peter dengan tergesa-gesa
"ada apa mario ??"
"kau menjebakku !! dasar !! rasakan ini !!" pukulan yang sangat keras mendarat ke muka peter, ia seketika terjatuh, semua orang panik dan berteriak dengan bahasa yang aneh dan tidak satupun dari mario dan peter mengerti, baku hantam pun terjadi, peter membalas pukulan mario, tepat di perut mario sampai mario harus memuntahkan darah. mario sangat marah, wajahnya merah, mulutnya penuh darah, ia membanting peter dan memukuli wajahnya.
"kau mengirimku ketempat ini !! kurang ajar kau !! aku bukan !! ah !!"
muka peter sudah penuh darah,ia dengan sisa tenaganya membanting mario, dan berganti memukulinya, semua orang panik dan masuk ke dalam bangunan itu, tunawisma itu bergegas pergi seperti ia tak mengenal orang yang berkelahi itu.
"seharusnya kau sadar !! ini yang kau cari, orang sepertimu membutuhkan ini, itu yang hilang dalam hidupmu, bodoh !!" dengan marah ia memukuli wajah dan dada mario, tetapi ia seperti tersentak sesaat setelah ia melihat rosario di tangan mario.
"menyingkir dariku !!" ia mendorong peter dan mencoba untuk menendangnya, tiba-tiba terdengatr suara dari dalam gedung itu
"hentikan kalian berdua, kalian tak sadar tempat apa ini !!"
mario menengok ke arah bangunan dan melihat seorang wanita berdiri tepat di pintu bangunan tersebut. wajahnya belum nampak semuanya, gelap !!
"mario, kau !!" teriak wanita itu dan tidak salah lagi itu istri mario, tiba-tiba kepala mario sakit, ia menjerit memegangi kepalanya,
*beberapa minggu yang lalu*
"apa kau gila ha ??? peluru itu hampir saja membunuhku !! kau itu !!" teriak istri mario ketakutan, sembari menangis histeris
"kau yang gila ha !! wanita bodoh kau seharusnya diam !! bisa-bisa kutembakan seluruh peluru ketubuhmu agar kau benar-benar diam !!" jawab mario dengan emosional
"kau benar-benar gila degan ketenaran, kau melupakan tuhan, kau tak pernah ke gereja, kau tak mau berdoa, aku ingin pergi jauh darimu, sangat jauh aku tak ingin melihatmu lagi, saat kau sudah pulih kau baru boleh kembali padaku !!"
"mau kemana kau wanita bodoh !! tempat ini sangat jauh dari jalan raya !!"
"terserah padaku, kanapa kau ikut campur, biarkan aku mati dimakan hewan buas, daripada melihatmu !!"
itulah kejadian yang menghancurkan hidup mario beberapa minggu terakhir, menyebabkan ia hilang inspirasi, seperti orang gila, dan pesakitan, di hadapan istrinya dia menagis, dia tak berani melihat istrinya. istri mario berlari kearahnya dan memeluknya sembari meneteskan air mata dan mengusap darah mario.
"tempat ini yang seharusnya kau datangi, aku hanya ingin kau meluangkan waktu dalam hidupmu untuk pergi ke gereja, kau sudah selamat !! bukan inspirasi yang seharusnya kau cari, tetapi Tuhan !!"
"maafkan aku !! aku sudah dibutakan oleh harta dan ketenaran, semua itu membuatku agnostik !! aku tidak tahu harus berbuat apa !! biarkan aku mati, peter bunuh aku !! gunakan pistolmu, aku tak layak berada di tempat ini !! ceeepaatt !! aku tak layak hidup, maafkan aku !!"
"ini bukan salahmu suamiku,bukan salahmu !! tidak ada yang salah !! tidak ada kata tak layak !! berdoalah dan minta pengampunan ke Tuhan !!" dengan tertatih-tatih mario bangkit, istrinya menuntunnya memasuki gereja dengan darah yang terus menetes dari kepalanya. mario menangis kesakitan, ia memegang erat-erat pundak istrinya dan mencengkram erat rosario.
ia duduk disalah satu bangku gereja, menggenggam tangan dengan ikatan rosario,ia menangis dan menceritakan semuanya,menceritakan semua kejadian, semua dosa yang telah ia perbuat, istri mario berada disampingnya, ia mengankat tangannya dan menagis
"bukan, bukan, bukan inspirasi yang seharusnya aku cari Tuhan, kenapa aku harus mencari sesuatu yang sudah ada dalam diriku, dan kenapa aku tak mencari sesuatu yang dapat menjadikan inspirasi itu, maafkan aku tuhan !! sadarkan diriku !!"
****
* beberapa hari lalu di stasiun kereta *
semua orang mengerubungi pria peskitan itu, semua orang berteriak minta tolong, menelpon ambulan, memanggil keamanan !! tiba-tiba ada wanita muda yang lewat melihat sekilas ke arah korban, dan berlari mendatangi peter
"kau sudah membawanya ke kota ini, terimakasih detektif, ini uang untukmu, segera bawa dia kerumah sakit, ini uang perawatan, jangan beritahukan apa-apa tentangku tetapi ini bawa dia ke alamat ini, dia dapat ditolong"
dengan segera wanita itu berlari meninggalkan kerumunan, dan detektif peter menggendong orang itu keluar stasiaun dan segera menelpon paramedis.
*beberapa minggu yang lalu di sebuah rumah tua di tengah hutan*
di dalam rumah itu berantakan kaca pecah tertembak peluru, kertas-kertas tersebar berserakan di lantai, di lemari hanya ada narkotika, obat tidur, dan halusinogen, lelaki pesakitan itu keluar dengan wajah pecandu mencari udara segar, ia melihat kebawah pintu terdapat kertas kecil bertuliskan
"kau akan mendapatkannya di new york 2 minggu setelah hari ini"
*2 bulan kemudian*
mario dan istrinya memutuskan untuk menetap di gereja menjadi juru bersih-bersih gereja, mereka juga ikut melayani di gereja itu, di tengah-tengah rutinitasnya mario telah pulih dan sehat setelah menjalani rehabilitasi, ia juga kembali menjalani profesinya ia kembali menulis, ia menceritakan semua kejadiannya mencari inspirasi, ia berkotbah setiap hari minggu mengenai kesaksian, dan hidup suami istri ini bahagia.
-kita bisa lihat di kota besar ini, politisi, model berdandan dengan mewah, paparazi, superstar,anak-anak muda pencandu, pekerja kantoran, hidup mereka di butakan oleh gemerlapnya kehidupan new york, 24 jam dalam sehari tak pernah mati kota ini, tetapi Tuhan tenggelam di setiap individu, Ia memang bukan harta yang akan kau habiskan, Ia juga buka narkotika yang menyebabkan kecanduan, Ia itu Tuhan, tak ada kata sibuk untuk Nya, bahkan 0,0001 detik dalam hidupmu, Dia ada untukmu- THE SANCTUARY SEEKER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar